Cara membuat MySQL Server di Fedora Core 7 itu lumayan gampang karena asalkan aplikasi mySQL pada Linux Anda sudah di instal maka bisa langsung di jalankan dengan baik dan bisa digunakan secar mudah. Tetapi kita harus tahu dulu perintah-perintah SQL agar nanti gampang untuk pembuatan tabel, database dan lain sebagainya.
Aplikasi MySQL adalah aplikasi yang digunakan untuk membuat database semua sehingga bisa tercatat dan tersusun data dengan baik disana. Biasanya klo di windows kita sering menggunakan XAMPP dan disini juga kurang lebih seperti itu, jadi kita bisa mudah membuat database dalam Linux Fedora Core 7.
Instalasi MySQL
Pengecekan pada Linux Anda sangat penting sekali karena agar bisa melihat apakah Linux kita sudah terpasang aplikasi MySQL server atau tidak. Jika tidak Instal saja MySQL server tersebut. Cara pengecekannya seperti berikut ini.
1rpm –qa | grep mysql
2
3mysql-server-5.0.37-2.fc7
4mysql-libs-5.0.37-2.fc7
5mysql-5.0.37-2.fc7
6php-mysql-5.2.2-3Minimal yang diatas Aplikasi tersebut sudah diinstal agar bisa mendukung praktik kita mengenai MySQL Server ini. Kita juga memerlukan php-mysql untuk keperluan akses database MySQL via aplikasi web yang dibuat menggunakan bahasa PHP.
Penggunaan MySQL
Setelah instalasi dilakukan, user sudah dapat mengakses server database menggunakan aplikasi client mysql. Pastikan service mysqld telah aktif.
1service mysqld restart1mysql1Welcome to the MySQL Monitor. Commands end with ; or \g.
2Your MySQL connection id is 2
3Server version: 5.0.37 Source distribution
4Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.
5mysql>Promt mysql> merupakan tanda bahwa kita sudah berhasil memasuki server. Pada prompt tersebut kita dapat mengetik perintah-perintah yang ditulis dengan bahasa SQL.
Bahasa SQL (Structured Query Language) merupakan bahasa standar untuk server database. Dan kita akan sekilas membuat perintah-perintah SQL disini agar nanti bisa menggunakan MySQL Server di Linux ini dengan baik.
Melihat versi MySQL
1mysql> select version();Melihat Tanggal
1mysql> select current_date;Melihat user
1mysql> select user();Melihat daftar database
1mysql> show databases;Memilih database, misalkan database bernama mysql
1mysql> use mysql;Menampilkan daftar tabel
1mysql> show tables;Menampilkan tipe data yang digunakan pada tabel user
1mysql> describe user;Menampilkan isi field user dan host dari tabel user
1mysql> select user, host from user;Membuat database bernama dbsantekno
1mysql> create database dbsantekno;Membuat tabel peserta pada database dbsantekno. Tabel peserta terdiri atas dua buah field, yaitu Nama dan Alamat
1mysql> use dbsantekno;
2mysql> create table peserta (Nama char(20), Alamat char(50));Memasukkan record pada tabel peserta. Kita akan memasukkan dua buah record saja
1mysql> insert into peserta values(‘Ihsan Arif’, ‘Tasikmalaya’);
2
3mysql> insert into peserta values(‘Arif Rahman’,’Tasikmalaya’);Menampilkan isi tabel peserta
1mysql> select * from peserta;
2+--------------------+-----------------+
3| Nama | Alamat |
4+------------------+----------------+
5| Ihsan Arif | Tasikmalaya |
6| Arif Rahman | Tasikmalaya |
7+------------------+----------------+
82 rows in set (0.00 sec) Keluar dari server MySQL
1mysql> exitKonfigurasi MySQL
Mengenai keamanan itu merupakan hal yang penting bagi sebuah server database. Apalagi jika data tersebut sangat penting dan tidak boleh di akses oleh setiap user. Secar Default setelah MySQL diinstal maka setiap user diizinkan mengakses semua data server menggunakan login root tanpa harus mengetikkan password. Maka harus menentukan password root agar tidak bisa di akses oleh sembarang user. Gunakanlah utilitas mysqladmin untuk menentukan password root.
1mysqladmin password “root1234”Maka jika akan login ke MySQL Server perintahnya harus seperti ini
1mysql –u root –p1mysqladmin password “rootpass” –pMenggunakan perintah GRANT
1mysql> GRANT ...
2ON *.*
3TO myusername@”%.mydomainname.com”
4IDENTIFIED BY ‘mypassword’;Menggunakan perintah INSERT
1mysql> insert mysql;
2mysql> INSERT INTO user VALUES (‘%mydomainname.com’, ‘myusername’, PASSWORD(‘mypassword’),...);
3mysql> FLUSH PRIVILEGES;Untuk yang kedua tidak disarankan karen ini terlalu panjang seperti halnya untuk membuat record dalam sebuah tabel.
Misalkan kita akan membuat user bernama santekno dengan password santekno1234. User ini dizinkan mengakses database dari komputer santekno.com. Login terlebih dahulu selanjutnya ketikkan perintah sebagai berikut :
1mysql> GRANT all privileges
2ON *.* TO santekno@”santekno.com”
3IDENTIFIED BY ‘santekno1234’;