Skip to content
Santekno.com | Level Up Your Engineering Skills
ID
📖 0%

CD dan DVD: Perbedaan, Kapasitas, dan Cara Kerjanya

· 6 mnt baca ·Ihsan Arif

Bagaimana data disimpan di kepingan optik, kenapa DVD muat tujuh kali lebih banyak dari CD, apa arti akhiran -R, -RW, dan -RAM, serta berapa lama kepingan itu sebenarnya bertahan.

CD dan DVD punya ukuran fisik yang persis sama — cakram 12 cm, tebal 1,2 mm — tapi DVD memuat sekitar tujuh kali lebih banyak data. Penyebabnya satu: warna laser yang dipakai membacanya.

Artikel ini ditulis ulang dari versi 2019. Versi lama membahas drive pemutarnya, yang isinya tumpang tindih dengan artikel macam-macam optical drive . Supaya keduanya tidak saling berebut, artikel ini sekarang fokus pada kepingannya — bagaimana data tersimpan di sana dan apa yang membedakan tiap format.


Bagaimana Data Disimpan di Kepingan Optik

Tidak ada magnet dan tidak ada listrik di dalam kepingan. Yang ada cuma permukaan bergelombang mikroskopis.

Data direkam sebagai deretan lekukan kecil yang disebut pit, dipisahkan oleh area rata yang disebut land. Deretan ini tersusun dalam satu jalur spiral tunggal yang berputar dari tengah ke tepi luar — seperti piringan hitam, tapi arahnya terbalik.

Saat kepingan diputar, laser menembak permukaannya:

  • Mengenai land — cahaya memantul penuh ke sensor
  • Mengenai pit — cahaya berhamburan, pantulannya jauh lebih lemah

Perbedaan kuat pantulan itulah yang dibaca sebagai deretan bit. Sesederhana itu.

Tip
Kalau jalur spiral pada satu keping CD diluruskan, panjangnya sekitar 5,7 kilometer. Pada DVD, panjangnya mencapai sekitar 12 kilometer — semuanya termuat dalam cakram selebar telapak tangan.

Kenapa DVD Muat Lebih Banyak dari CD

Karena laser yang dipakai membacanya berbeda panjang gelombang.

Diagram perbandingan CD, DVD, dan Blu-ray: panjang gelombang laser, ukuran pit, jarak antar-track, dan kapasitasnya

Semakin pendek panjang gelombang cahaya, semakin kecil titik yang bisa difokuskan laser. Titik yang lebih kecil berarti pit bisa dibuat lebih kecil dan jalur spiralnya bisa dirapatkan — sehingga lebih banyak data muat di luas permukaan yang sama.

CDDVDBlu-ray
Warna laserInframerahMerahBiru-ungu
Panjang gelombang780 nm650 nm405 nm
Panjang pit terkecil±0,83 µm±0,40 µm±0,15 µm
Jarak antar-track1,6 µm0,74 µm0,32 µm
Kapasitas satu lapis700 MB4,7 GB25 GB
Kapasitas dua lapis8,5 GB50 GB

Nama “Blu-ray” datang langsung dari sini — dari warna biru lasernya. Huruf “e” pada kata blue sengaja dihilangkan supaya namanya bisa didaftarkan sebagai merek dagang.


Struktur Lapisan Kepingan

Kepingan optik bukan satu lempeng padat, melainkan beberapa lapisan yang ditumpuk:

  1. Label di permukaan paling atas
  2. Lapisan pelindung berbahan lak
  3. Lapisan pemantul, umumnya aluminium — inilah yang membuat kepingan tampak berkilau
  4. Lapisan data tempat pit berada
  5. Substrat polikarbonat setebal 1,2 mm, bagian bening yang ditembus laser

Ada satu hal yang mengejutkan banyak orang: data pada CD berada sangat dekat ke sisi label, bukan sisi bening. Goresan di sisi bening masih bisa dikoreksi karena laser menembusnya dari jarak 1,2 mm. Tapi goresan di sisi label bisa langsung merusak lapisan datanya secara permanen.

Danger
Jangan menempel stiker atau menulis dengan pena biasa di sisi label CD. Lapisan pelindungnya sangat tipis. Pakai spidol khusus CD berujung lunak, dan tulis hanya di area lingkaran tengah kalau memungkinkan.

DVD punya struktur berbeda dan lebih aman dalam hal ini — lapisan datanya berada di tengah, diapit dua lempeng polikarbonat 0,6 mm.


Arti Akhiran: ROM, R, RW, dan RAM

Yang sering membingungkan bukan CD atau DVD-nya, melainkan huruf di belakangnya.

AkhiranArtiBisa Ditulis?Bisa Dihapus?
ROMSudah berisi data dari pabrikTidakTidak
RSekali tulis (recordable)Ya, sekaliTidak
RWBisa tulis ulang (rewritable)YaYa, ±1.000 siklus
RAMBisa diakses acak seperti hardiskYaYa, ±100.000 siklus

Perbedaan teknisnya ada di lapisan datanya:

  • Kepingan R memakai zat warna organik yang dibakar laser sampai gelap secara permanen. Sekali gelap, tidak bisa dikembalikan.
  • Kepingan RW memakai paduan logam yang bisa berubah fase antara bentuk kristal dan amorf. Perubahan ini bisa dibolak-balik, itulah sebabnya bisa ditulis ulang.

DVD-R vs DVD+R

Dua standar bersaing yang dikembangkan konsorsium berbeda. Secara praktis hampir tidak ada bedanya untuk pemakaian sehari-hari — hampir semua drive modern mendukung keduanya.

Perbedaannya baru terasa pada perangkat pemutar lawas, terutama pemutar DVD rumah keluaran awal 2000-an, yang kadang hanya mengenali salah satunya.


Berapa Lama Kepingan Bertahan?

Ini pertanyaan yang jawabannya sering mengecewakan.

JenisPerkiraan Umur Simpan
CD/DVD ROM (cetak pabrik)20–50 tahun
CD-R / DVD-R (bakar sendiri)5–15 tahun
CD-RW / DVD-RW5–10 tahun
M-DISCDiklaim ratusan tahun

Kepingan yang kamu bakar sendiri jauh lebih pendek umurnya daripada kepingan cetak pabrik. Penyebabnya zat warna organik tadi — ia memudar perlahan karena panas, cahaya, dan kelembapan.

M-DISC berbeda secara mendasar: datanya benar-benar diukir ke lapisan anorganik menyerupai batu, bukan mengubah warna zat pewarna. Tidak ada yang bisa memudar. Klaim daya tahannya belum bisa dibuktikan langsung karena teknologinya sendiri belum setua itu, tapi uji penuaan dipercepat mendukungnya.

Cara Memperpanjang Umur Kepingan

  • Simpan tegak berdiri, bukan ditumpuk mendatar
  • Jauhkan dari sinar matahari langsung dan sumber panas
  • Simpan di tempat sejuk dan kering — kelembapan tinggi mempercepat kerusakan
  • Pegang di tepi dan lubang tengahnya, jangan di permukaan datanya
  • Bersihkan dari tengah lurus ke tepi luar, jangan memutar — goresan melingkar jauh lebih merusak karena searah dengan jalur data
Caution
Kalau kamu punya arsip di kepingan berumur lebih dari sepuluh tahun, salin sekarang. Kepingan tidak mati mendadak — ia memudar perlahan sampai koreksi kesalahan tidak sanggup lagi menutupinya. Saat berkas mulai gagal dibaca, biasanya sudah terlambat untuk sebagian isinya.

Drive Pemutarnya

Sebagai rujukan, dua foto berikut dari versi lama artikel ini menunjukkan bentuk drive CD-ROM dan DVD-ROM internal yang dulu terpasang di hampir setiap komputer.

Drive CD-ROM internal generasi lama

Drive DVD-ROM internal generasi lama

Keduanya terlihat nyaris identik dari luar — memang begitu. Yang membedakan hanya laser di dalamnya. Itu sebabnya dulu orang sering salah membeli, dan kenapa label di badan drive jadi satu-satunya cara memastikan.

Pembahasan lengkap tiap jenis drive beserta kemampuan baca-tulisnya ada di macam-macam optical drive .


Pertanyaan yang Sering Muncul

Apa CD dan DVD ukurannya sama? Ya, keduanya cakram 12 cm setebal 1,2 mm. Perbedaannya sepenuhnya ada di kerapatan data, bukan ukuran fisik.

Kenapa DVD film bisa muat 8,5 GB? Itu DVD dua lapis. Laser bisa memfokuskan ke dua kedalaman berbeda pada kepingan yang sama.

Bisakah DVD diputar di drive CD? Tidak. Drive CD hanya punya laser inframerah 780 nm, yang tidak sanggup membaca pit DVD yang jauh lebih kecil.

Kenapa kepingan bakaran saya tidak terbaca di pemutar DVD rumah? Kemungkinan besar soal kompatibilitas format. Coba pakai DVD-R alih-alih DVD+R, dan bakar pada kecepatan lebih rendah.

Kepingan saya tergores, masih bisa diselamatkan? Kalau goresannya di sisi bening dan dangkal, sering masih terbaca karena koreksi kesalahan. Goresan di sisi label biasanya permanen.


Penutup

Kepingan optik menyimpan data dengan cara yang secara mengejutkan sederhana: lekukan mikroskopis yang memantulkan cahaya secara berbeda. Seluruh lompatan kapasitas dari CD ke Blu-ray datang dari satu perubahan — memakai laser dengan panjang gelombang lebih pendek supaya lekukannya bisa dibuat lebih kecil.

Yang paling perlu diingat dari artikel ini bukan angka kapasitasnya, melainkan umur simpannya. Kepingan bakaran bukan media arsip abadi, dan banyak koleksi keluarga dari era 2000-an sudah mendekati batas usianya.

Ingin tahu drive apa yang dibutuhkan untuk tiap format? Baca macam-macam optical drive dan kemampuannya .

IH
Ihsan Arif
Backend engineer & penulis di Santekno. Aktif menulis tentang Go, Laravel, dan arsitektur backend modern.
Follow

💬 Komentar