author Ihsan Arif | 2 minutes

Mengenal Hashes Cryptography Pada Golang

Hashes & Cryptography

Fungsi hash mengambil satu set data dan menguranginya ke ukuran tetap yang lebih kecil. Hash sering digunakan dalam pemrograman untuk segala hal mulai dari mencari data hingga mendeteksi perubahan dengan mudah. Fungsi hash di Go dibagi menjadi dua kategori yaitu kriptografi dan non-kriptografi. Fungsi hash non-kriptografi dapat ditemukan di bawah paket hash dan termasuk adler32, crc32, crc64 dan fnv.

Berikut ini contoh menggunakan crc32:

package main
import (
     "fmt"
     "hash/crc32"
)
func main() {
     h := crc32.NewIEEE()
     h.Write([]byte("test"))
     v := h.Sum32()
     fmt.Println(v)
}

Hash crc32 mengimplementasikan interface Writer, sehingga kita dapat menulis byte padanya seperti Writer lainnya. Setelah kita menulis semua yang kita inginkan, kita memanggil Sum32() untuk mengembalikan uint32. Penggunaan umum untuk crc32 adalah untuk membandingkan dua file. Jika nilai Sum32 untuk kedua file sama, kemungkinan besar (meskipun tidak 100% yakin) bahwa file tersebut sama. Jika nilainya berbeda maka file tersebut pasti tidak sama.

Berikut membandingkan dua file dengan menggunakan crc32 dibawah ini.

package main

import (
	"fmt"
	"hash/crc32"
	"io/ioutil"
)

func getHash(filename string) (uint32, error) {
	bs, err := ioutil.ReadFile(filename)
	if err != nil {
		return 0, err
	}
	h := crc32.NewIEEE()
	h.Write(bs)
	return h.Sum32(), nil
}
func main() {
	h1, err := getHash("test1.txt")
	if err != nil {
		return
	}
	h2, err := getHash("test2.txt")
	if err != nil {
		return
	}
	fmt.Println(h1, h2, h1 == h2)
}

Kita coba skenariokan misalkan kita isi file test1.txt dan test2.txt sebagai berikut: - test1.txt diisi hello world dan test2.txt diisi dengan hello world santekno –> ekspektasi data dari kedua file tersebut berbeda maka return (false) - test1.txt diisi hello world dan test2.txt diisi dengan hello world –> ekspektasi data dari kedua file tersebut sama, maka return (true)

comments powered by Disqus